Otomatis pribadi Internet Protocol Addressing (APIPA) merupakan alternatif yang menggunakan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) untuk meminta dan mengambil sebuah Internet Protocol (IP) untuk alamat host. APIPA melakukan penugasan dari alamat IP dan subnet mask-informasi konfigurasi ke host dalam jaringan kecil. APIPA ketika digunakan, sistem operasi memungkinkan penugasan dari alamat IP yang unik untuk setiap stasiun kecil pada jaringan area lokal (LAN). Hal ini untuk menghindari administrasi overhead menjalankan DHCP server atau pengaturan secara manual IP informasi konfigurasi.
Ketika sebuah komputer tidak memiliki alamat IP maka komputer tidak akan dapat melakukan sesuatu seperti login ke domain, mencetak ke printer jaringan atau mendapatkan file dari sebuah file server. Komputer yang alamat IPnya ditetapkan secara manual (alamat IP statis) atau secara otomatis (dinamis alamat IP). Komputer yang mendapatkan alamat IP secara otomatis memerlukan sumber untuk memberikan alamat mereka. Biasanya ini datang dalam bentuk DHCP server yang memiliki fungsi utama menyediakan alamat IP untuk jaringan klien. Bagi banyak pengguna rumahan yang biasanya mendapatkan alamat IP dari ISP kita untuk dialup dan dari DSL / Cable modem untuk koneksi internet broadband. Jika memiliki DSL / Cable router maka kemungkinan besar kita akan memberikan alamat IP komputer. Alamat IP ini yang disewa ke komputer untuk menetapkan jumlah waktu kemudian mereka perlu diperpanjang atau mereka akan berakhir.
Komputer kita akan ditetapkan ke salah satu yang statis (manual) atau dinamis (otomatis) alamat IP didalam konfigurasi.. Jika komputer kita diset untuk mendapatkan alamat IP secara otomatis dan tidak ada DHCP server atau perangkat jaringan yang dapat memberikan alamat IP maka dengan sendirinya akan memberikan sebuah alamat APIPA. Ini biasanya akan berupa 169.254.xx dimana x dapat berbagai nomor yang berbeda. Tujuan dari APIPA alamat yang akan disewa komputer dengan alamat IP berakhir maka akan ada sekurang-kurangnya beberapa jenis alamat yang dapat digunakan untuk jaringan komunikasi. Komputer hanya dapat berkomunikasi dengan komputer lain yang memiliki 169.254.xx alamat yang akan menerima mereka ketika mereka meyewa berakhir. Jika perangkat lain seperti printer dan server memiliki alamat IP statis maka APIPA klien tidak akan dapat berkomunikasi dengan mereka karena mereka akan IP subnet yang berbeda.
Ketika sebuah komputer tidak memiliki alamat IP maka komputer tidak akan dapat melakukan sesuatu seperti login ke domain, mencetak ke printer jaringan atau mendapatkan file dari sebuah file server. Komputer yang alamat IPnya ditetapkan secara manual (alamat IP statis) atau secara otomatis (dinamis alamat IP). Komputer yang mendapatkan alamat IP secara otomatis memerlukan sumber untuk memberikan alamat mereka. Biasanya ini datang dalam bentuk DHCP server yang memiliki fungsi utama menyediakan alamat IP untuk jaringan klien. Bagi banyak pengguna rumahan yang biasanya mendapatkan alamat IP dari ISP kita untuk dialup dan dari DSL / Cable modem untuk koneksi internet broadband. Jika memiliki DSL / Cable router maka kemungkinan besar kita akan memberikan alamat IP komputer. Alamat IP ini yang disewa ke komputer untuk menetapkan jumlah waktu kemudian mereka perlu diperpanjang atau mereka akan berakhir.
Komputer kita akan ditetapkan ke salah satu yang statis (manual) atau dinamis (otomatis) alamat IP didalam konfigurasi.. Jika komputer kita diset untuk mendapatkan alamat IP secara otomatis dan tidak ada DHCP server atau perangkat jaringan yang dapat memberikan alamat IP maka dengan sendirinya akan memberikan sebuah alamat APIPA. Ini biasanya akan berupa 169.254.xx dimana x dapat berbagai nomor yang berbeda. Tujuan dari APIPA alamat yang akan disewa komputer dengan alamat IP berakhir maka akan ada sekurang-kurangnya beberapa jenis alamat yang dapat digunakan untuk jaringan komunikasi. Komputer hanya dapat berkomunikasi dengan komputer lain yang memiliki 169.254.xx alamat yang akan menerima mereka ketika mereka meyewa berakhir. Jika perangkat lain seperti printer dan server memiliki alamat IP statis maka APIPA klien tidak akan dapat berkomunikasi dengan mereka karena mereka akan IP subnet yang berbeda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih atas komentarnya. Mister mohon jangan spamming ya ^^